Aplikasi ini memiliki
operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.
Komponen-komponen
utama untuk membuat aplikasi ini adalah Text Field, Label, dan Button. Berikut
tampilan aplikasinya :
1. Variabel name :
·
Text
Field1 à jta1
·
Text
Field2 à jta2
·
Text
Field3 à jthasil
·
Label yang
berada di antara text field 1 dan 2 di kosongkan dan variabel name nya kita
ubah menjadi jlsimbol. Guna label ini
untuk memunculkan symbol operasi yang sedang berjalan nantinya ( + , - ,
x , : )
·
Button1 à jbtambah
·
Button2 à jbkurang
·
Button3 à jbkali
·
Button4 à jbbagi
·
Button5 à jbkeluar
2. Beri perintah pada
jbtambah, jbkurang, jbkali, jbbagi . Dan source code nya sebagai berikut :
3. dan hasil eksekusi
perogramnya seperti berikut
Membuat Aplikasi Operasi 2 Angka
Komponen-komponen
utama untuk membuat aplikasi ini adalah Text Field, Label, dan Button. Berikut
tampilan aplikasinya :
1. Variabel name :
·
Text
Field1 à jta1
·
Text
Field2 à jta2
·
Text
Field3 à jthasil
·
Button1 à jbtambah
·
Button2 à jbhapus
·
Button3 à jbkeluar
2. Beri perintah pada
jbtambah . Dan source code nya sebagai berikut :
3. Beri perintah pada
jbhapus
Fungsi jbhapus ini
seperti namanya yaitu untuk menghapus / membersihkan isi dari textfield.
4. Beri perintah pada
jbkeluar
Fungsi jbkeluar untuk
keluar dari aplikasi
5. dan hasil eksekusi
perogramnya seperti berikut
Dan jika kita menekan
tombol hapus, maka isi dari text field angka1, angka2, dan hasil akan dihapus.
Membuat Aplikasi Pertambahan 2 Angka
Pada kali ini saya
akan menunjukkan membuat aplikasi konversi suhu dari Celsius ke Fahrenheit.
Komponen-komponen utamanya adalah Text Field, Label, dan Button. Berikut
tampilan aplikasinya :
1.Variabel name dari Text
Field kita ubah menjadi celciusTextField. Button menjadi convertButton. Dan
Label di samping button menjadi fahrenheitLabel.
2.Beri perintah pada
button (EventàActionàActionPerformed). Dan source code nya sebagai
berikut :
- Variabel Fahrenheit di atas bertipe double
yang di tunjukkan oleh double fahrenheit.
- Input dari text field akan dikali 1,8 dan di tambah 32 ditunjukkan oleh
(celciusTextField.getText())
* 1.8 + 32
-
dan Fahrenheit label akan menampilkan hasil konversi
yang ditunjukkan fahrenheitLabel.setText(fahrenheit
+ " Fahrenheit");
3.Dan hasil eksekusi
programnya sebagai berikut
Membuat Aplikasi Konversi Suhu
Kita bisa memperindah
tampilan design agar lebih menarik dengan memainkan variabel properties yang
disediakan. Lihat contoh di bawah ini:
dan berikut cara
membuat tampilan seperti berikut :
1.
Pertama
kita lebarkan design untuk mempermudah menghias. Ambil komponen panel dan
letakkan di design. Panel ini akan digunakan sebagai alas untuk meletakkan
komponen-komponen yang sudah ada pada design.
2.
Letakkan
komponen-komponen sebelumnya ke dalam panel. Satu panel bisa untuk beberapa
komponen, tapi sekarang kita menggunakannya untuk satu komponen saja supaya
berbeda nantinya. Kemudian sesuaikan ukuran panel dengan komponen tersebut.
Lakukan juga hal seperti ini pada komponen lainnya.
3.
Kita akan
mewarnai panel dengan mengklik panel kemudian pilih menu properties seperti di bawah ini dan kemudian
pilih background.
4.
Kemudian
muncul dialog seperti di bawah ini. Dan pilih warna sesuai keinginan.
5.
Untuk
memberi nama Frame. Pilih menu properties dan isi nama pada kolom tittle.
6.
Dan
hasilnya seperti di bawah ini.
Memainkan Variabel Properties pada GUI
Pada kali ini kita
akan membuat aplikasi GUI pertama yang akan diberi judul HelloNama.
Sekarang ikuti langkah berikut :
1.
Masuk Netbeans dan buat project
baru
2.
Pilih kategori Java dan project
Java Aplication
3.
Kemudian beri nama HelloNama. dan
hapus centang pada Create Main Class
4.
Pada default package klik kananànewàJframe
From
5.
Kita beri nama HelloNama dan
package nya GUI
6.
Tempatkan komponen GUI ke design
dengan cara mengklik komponen kemudian klik pada tempat design. Komponen GUI kali ini adalah Text Field digunakan untuk menginput nama, kemudian Label digunakan
untuk menampilkan sebuah kata atau kalimat, dan Button digunakan untuk
menampilkan hasil dengan mengklik Button tersebut.
7.
Ubah text dari komponen tersebut.
klik kananà edit text.
a.
JTextField1 à
‘dikosongkan’
b.
JLabel1 à Tulis
Namamu
c.
JLabel2 à
‘dikosongkan’
d.
JButton1 à Cetak
8.
Kemudian setiap komponen GUI
tersebut kita ubah nama variabelnya. klik kanan pada komponen atau juga bisa
pada navigator à change variabel name.
a.
JTextField1 à jtinput
b.
JLabel1 à jnama
c.
JLabel2 à jhasil
d.
JButton1 à jbcetak
9.
Rapikan frame dengan menggeser
design
10.
Buat even pada jbcetak. klik kanan
pada jbcetak àEvent à Action à ActionPerformed
11.
Buat code untuk Event handling di
jbcetak
Maksud dari jhasil.setText (); adalah komponen
jthasil akan mengeluarkan kata atau kalimat dari dalam kurung berupa text.
Kemudian maksud jtinput.getText() ialah komponen
jtinput menerima data dari keyboard berupa text. Jadi, Maksud dari jhasil.setText(“Hello “ + jtinput.getText()); ialah jthasil
akan menghasilkan keluaran berupa Hello
dan inputan dari jtinput yaitu nama tadi.
12.
Kemudian jalankan aplikasi àShift+F6.
Masukkan nama pada text field kemudia klik button cetak dan lihat hasilnya.
Membangun Aplikasi GUI pada NetBeans
4. Metode Quick Sort
Quick sort adalah
metode pengurutan data yang ditemuka pertama kali oleh C. A. R Hoare pada tahun
1962. Metode ini menggunakan strategi “pecah-belah” dengan mekanisme seperti
berikut : Larik L[p...r] (dengan indeks terkecil adalah p dan indeks terbesar
yaitu r), disusun ulang (dipartisi) menjadi dua larik A[p...q] dan A[q+1...r]
sehingga setiap elemen dalam A[p...q] selalu bernilai lebih kecil daripada
setiap nilai elemen pada A[q+1...r]. Selanjutnya, kedua larik tersebut
membentuk larik dengan data yang telah urut.
Source code programnya sebagai berikut :
dan hasil eksekusi programnya sebagai berikut :
Pengurutan Data : Quick Sort
3. Metode Insertion Sort
Caranya kerjanya
yaitu dengan menyisipkan data yang belum urut ke dalam bagian data yang telah
diurutkan. Konsep seperti ini biasa dilakukan pada permainan kartu. Ketika
sebuah kartu baru didapatkan (hasil pembagian dari pengocokan kartu) kartu akan
disisipkan oleh pemain pada posisi yang tepat sehingga penambahan kartu
tersebut membuat semua kartu terurutkan.
Contoh :
Bila L adalah larik
dengan n elemen, mula-mula L[0] (elemen pertama) dianggap kumpulan data yang
telah diurutkan, yang terdiri atas 1 buah data. kemudian dilakukan penyisipan
data dari L[1] sampai dengan 1≤ k < n. Dalam
hal ini penyisipan dilakukan pada tempat yang tepat sehingga data L[0] sampai
dengan L[k] menjadi urut.
Source code programnya sebagai berikut :
dan hasil eksekusinya sebagai berikut :





































